Review Charger Nitecore Digicharger D2EU

Review Charger Nitecore Digicharger D2EU
Charger Nitecore Digicharger D2EU

Beberapa waktu lalu saya membeli charger baru untuk menggantikan charger lama saya yang sudah usang. Setelah hunting beberapa jam di
marketplace, akhirnya pilihan jatuh kepada Nitecore Digicharger D2EU. Kenapa saya memilih charger ini? Dan apa saja kelebihan-nya? Silahkan simak artikel di bawah ini,

Spesifikasi Nitecore Digicharger D2EU :

  • Input : AC 100-240V 50/60Hz 0.25A(MAX) / DC 12V 1A
  • Output : 4.2V ±1% / 3.7V ±1% / 1.48V ±1% / 500mA x 2
  • Compatible with : Li-ion / IMR / LiFePO4: 26650, 22650, 18650, 17670, 18490, 17500, 18350, 16340(RCR123), 14500, 10440 / Ni-MH / Ni-Cd: AA, AAA, AAAA, C

Review Charger Nitecore Digicharger D2EU
Kelengkapan paket penjualan


Isi paket penjualan :

  • Unit charger Nitecore Digicharger D2EU
  • Kabel power
  • Kertas manual pemakaian
  • Kartu garansi

Impresi pertama

Unit Nitecore Digicharger D2EU

Tidak banyak yang bisa digali dari penampilan fisik Nitecore Digicharger D2EU, rasanya semua penampilan charger Nitecore ya gitu – gitu aja. Untuk standar kualitas produk Nitecore masih saya akui merupakan salah satu brand charger terbaik untuk saat ini, kokoh dan solid. Tidak ada kesan ini produk murahan sama sekali.

Tombol "SLOT" dan "Mode"

Dimensi charger ini sekitar 143 x 74 x 36 mm (P x L x T), dengan material body yang keseluruhannya terbuat dari plastik tebal. Sementara itu, di bagian kiri body terdapat dua tombol berwarna kuning bertuliskan ‘SLOT’ dan ‘MODE’. Untuk fungsi kedua tombol tersebut nanti akan saya jelaskan di bawah.

Pilihan port pengisian lengkap


Di bagian atas, kalian akan mendapati dua buah port yang berfungsi sebagai penghubung charger ke sumber listrik. Port pertama adalah port power standar dengan dua buah pin dengan input AC 100-240V 50/60Hz 0.25A(MAX). Sementara port satunya merupakan port DC dengan nilai input DC 12V 1A.

Review Charger Nitecore Digicharger D2EU
Panel instrumen menggunakan LCD


Di bagian depan, terdapat sebuah panel layar LCD monokrom sebagai penampil indikator pengisian dan fitur. Dan di bawahnya terdapat dua slot terminal pengisian baterai. Charger ini tidak terlalu berat, bobotnya sendiri sekitar 168gr saja tanpa baterai.

Ringkasan spesifikasi produk

Charger ini hanya memiliki sepasang lubang pembuangan panas. Meskipun dari tampilan-nya terlihat banyak kisi – kisi pembuangan udara, nyatanya hampir semuanya hanyalah sebuah hiasan. Saya sangat menyarankan untuk meletakkan charger di tempat rata ketika digunakan, karena kalau tidak charger terasa sedikit panas ketika digunakan.

Performa pengisian

Review Charger Nitecore Digicharger D2EU
Tampilan proses charging

Untuk masalah performa pengisian, menurut saya charger ini sudah sangat bagus. Memang kemampuan pengisian-nya tidak begitu cepat, tapi juga tidak bisa dibilang lambat. Beberapa fitur bawaan yang dimiliki-nya juga cukup membantu memenuhi kebutuhan saya.

Salah satu fitur yang sangat berguna adalah baterai checking, dimana charger akan secara otomatis mendeteksi kesehatan baterai ketika dipasang ke dalam slot pengisian. Fitur ini sangat berguna, terutama untuk kita mengetahui kondisi baterai yang sedang kita gunakan.

Selain itu, ada beberapa fitur menarik yang membuat saya sangat merekomendasikan charger baterai ini. Beberapa fitur tersebut antara lain :

Layar

Bisa dibilang Nitecore Digicharger D2EU ini merupakan versi Nitecore i2 yang ditambahkan sebuah layar. Meski sebatas tampilan monochrome, layar tersebut nyatanya merupakan salah satu fitur penting yang dimiliki charger ini.

Lewat layar tersebut kita bisa mendapatkan berbagai informasi, seperti status pengisian, mengukur waktu pengisian, mengatur mode pengisian, hingga mengetahui kondisi baterai.

Dukungan fitur lengkap


Fitur lain yang tidak kalah penting dari Nitecore Digicharger ini tentu saja ada pada dukungan mode pengisian-nya yang bisa dibilang cukup lengkap. beberapa mode pengisian yang didukung charger ini antara lain : CC, CV, dV/dt, dan Low.



Selain itu, dukungan jenis baterai untuk charger ini juga terbilang sangat lengkap. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan daftar tabel di bawah ini.




Selain beberapa fitur yang sudah saya sebutkan di atas, di bawah ini adalah beberapa hal yang harus diketahui jika menggunakan charger ini,
  • Jika Anda menggunakan baterai kosong, layar akan memunculkan status “Err” selama beberapa saat sebelum proses pengisian dimulai.
  • Tidak ada fitur restart meskipun voltase baterai drop.
  • Charger otomatis berhenti membaca voltase baterai ketika pengisian selesai.
  • Untuk baterai berjenis Li-Ion, daya pengisian akan diturunkan ke angka 0,2mA ketika baterai telah terisi penuh.
  • Tombol SLOT berfungsi untuk mengganti slot pengisian dan mengatur lampu layar.
  • Tombol MODE berguna untuk beralih antara mode satu dengan yang lainnya.
  • Fitur pencegahan pengisian berlebih untuk melindungi baterai.
  • Kompatibel dengan baterai berkapasitas kecil.
  • Menggabungkan pemantauan suhu untuk mencegah panas berlebih.
  • Terbuat dari ABS yang tahan api.
Menurut saya beberapa fitur di atas sudah cukup untuk menggambarkan seperti apa charger Nitecore Digicharger D2EU ini. Mohon maaf jika ada beberapa fitur yang terlewati, saya sendiri masih mencoba mengulik lebih dalam mengenai charger ini.

Kesimpulan

Nitecore Digicharger D2EU merupakan pilihan charger terbaik di harga 100 ribuan untuk saat ini. Selain mendukung fitur pengisian yang terbilang lengkap, hadirnya layar LCD pada charger ini menjadikan-nya nilai lebih dibanding saudaranya yang juga bermain di range harga sama, yakni Nitecore i2.

Selain itu, Nitecore Digicharger D2EU juga mendukung pengisian dengan mode daya rendah yang mana cocok untuk baterai berkapasitas kecil, atau untuk sekedar perawatan baterai IMR standar. Sebuah fitur simpel yang tidak dimiliki oleh Nitecore i2.

Posting Komentar

Halaman

Copyright © 2021

Indonesia Vaporizer